She Will Be Loved (cerpen)


Beauty queen of only eighteen
She had some trouble with herself

-she will beloved by maroon5-

**
       Dimalam yang pekat pada jalan raya yang kian menyepi.Terdengar deru mobil yang kian mempercepat lajunya.meninggalkan sisa-sisa asap yang mengguap entah kemana.Terus dan terus melaju bermil-mil jauhnya hingga menyebabkan tanki bensinnya kian menyurut.memutari belokan demi belokan sampai akhirnya pedal rem membuat mobil tersebut berhenti seketika di parkiran yang dipenuhi mobil-mobil mewah lainnya.

 Jam boleh saja telah menunjukkan pukul 12 malam,tetapi suasana perkampungan ini bukannya kian menyepi justru malah semakin meramai.dengan tak sabar pria tersebut keluar dan mengkunci mobilnya terlebih dulu sebelum akhirnya beranjak pergi meninggalkan tempat parkir tersebut.

 Sejauh mata memandang,pada setiap rumah di gang sempit terdapat berbagai jenis wanita yang berpenampilan menggoda sambil mengeluarkan rayuan-rayuan manja guna untuk memikat setiap pria yang datang.Namun tidak dengan pria berjacket baseball dan bercelana abu-abu itu,semua sudah mengenalnya betul.tak ada yang ingin repot-repot menghabiskan tenaganya untuk merayu sang pria tersebut,karena mereka sangat mengerti kalau hanya ada satu rumah yang akan ia kunjungi.Satu rumah yang menjadi incaran banyak pria.

 guyuran hujan tiba-tiba turun kepermukaan,membuat orang yang tak siap dengan kedatangannya mendadak kelimpungan.pria tersebut mempercepat langkahnya dengan berlari,berusaha secepat kilat bisa sampai pada tujuannya.Usahanya tak sia-sia,kini ia telah berada didepan rumah sederhana yang selalu ia kunjungi.Baru saja ia ingin mengetuk pintu,tapi sebelum itu sudah ada pria yang tiba-tiba keluar dari rumah tersebut dengan kondisi yang berantakan dan wajah yang sumringah.Pancaran amarah jelas tergambar dipermukaan wajah sang pria,rasanya ia ingin menghabisi setiap pria yang datang kerumah tersebut satu-persatu.meski emosinya meluap tapi toh ia tak melakukan apa-apa.Bukan karena tak berani,tapi ia bahkan tak memiliki hak atas itu.Ia sadar betul,kalau semua pria ber-uang berhak keluar masuk rumah tersebut tak terkecuali dengan pria barusan.

 Seakan mengetahui kedatangan sang pria,wanita cantik sang pemilik rumah kini berada tepat didepan pintu dengan mengenakan gaun tidur yang mempesona.Menyambutnya dengan senyum terbaik yang ia miliki.Senyum yang berhasil membuat sang pria terpesona pada pandangan pertama.Senyum gentir yang selalu membuatnya ingin tinggal. Senyum yang hanya diperlihatkan pada dirinya.

 Tanpa kata dan basa-basi sang pria langsung memasuki rumah tersebut,mencari kamar yang telah wanita itu siapkan hanya untuknya.Begitu sampai dikamar tersebut sang pria langsung merebahkan dirinya tanpa menghiraukan sekujur tubuhnya yang telah basah kuyup akibat guyuran hujan.Wanita yang sedari tadi mengikuti langkahnya sampai kamar tersebut pun langsung mendekati sang pria dan duduk di kasur sambil memandangi wajah lelah sang pria.

 “tumben masih sore udah kesini.ada masalah apa?” wanita tersebut perlahan membuka resleting jacket yang dikenakan pria tersebut dan mencoba untuk melepaskan jacket tersebut dari tubuh sang pria.sedangkan tak ada respon berarti dari sang pria,bahkan saat jacket tersebut berhasil dilepaskan.

 “biasa,mereka berantem lagi.”mendengar penjelasan dari sang pria,wanita itu hanya menangguk.mengerti betul siapa ‘mereka’ yang dimaksud.

 “oh iya,gimana hasil pengumumannya?lulus dengan hasil yang memuaskan?”setelah jacket,wanita tersebut berusaha membuka kancing baju seragam sang pria dan melepaskannya dari tubuh pria tersebut sehingga kini sang pria menjadi bertelanjang dada.

 “lulus dengan hasil memuaskan,berkat dukungan dan doa kamu.”

 “tuhan gak akan ngedenger doa wanita macam aku.” Kata wanita tersebut dengan raut sedih.

 “stttt,tuhan ngedenger doa setiap umatnya.oh iya,ini hasil aku menggung hari ini.”pria tersebut terduduk dan mendekatkan jarinya pada bibir sang wanita.saat mengingat sesuatu,buru-buru ia rogoh kantung celananya dan menemukan amplop cokelat yang robek terkena air.

 “Simpen buat diri kamu aja untuk kali ini.”

 “tapi kamu butuh ini buat keperluan sehari-hari.” Kata pria tersebut sambil tetap menyodorkan isi amplop pada sang wanita.

 “tapi kamu juga butuh ini,aku gak mau ngebebanin kamu.”

 “yaudah kalo gitu setengah buat aku dan setengahnya lagi buat kamu ya.”

 Seolah baru mendapatkan solusi yang tepat,wanita tersebut langsung mengangguk dan tersenyum senang.entah kenapa ia selalu terharu dengan setiap tindakan yang dilakukan pria yang berada dihadapannya kini.

 “yaudah,aku mau tidur dulu.capek.”pria tersebut kembali merebahkan dirinya dan mulai terlelap.

 Sang wanita yang kini ditinggal tidur hanya bisa ikut merebahkan diri disamping tubuh sang pria sambil menatap lekat-lekat wajah lelah pria tersebut.Pria yang berhasil mengambil hatinya.Pria yang awalnya datang dan hanya sekedar menumpang tidur dan sampai sekarangpun masih begitu.Pria yang mempercayainya untuk mendengar seluruh keluh kesah yang ia miliki.dan pria yang benar-benar menghormatinya sehingga membuatnya merasa jadi wanita paling cantik saat bersamanya.didekatnya ia merasa dicintai,cinta tulus layaknya pria dan wanita normal.perlahan kelopak matanya kian memberat,sampai akhirnya ia menyerah pada rasa kantuknya dan terlelap tidur.

 Selang beberapa saat setelah wanita tersebut tidur.sang pria justru terbangun dan hal yang pertama kali ia lihat adalah wajah tenang sang wanita.ketenangan yang mungkin hanya dirasa saat bersamanya.sungguh wanita yang malang.diusia 18tahun yang masih seumuran dengannya,ia harus berjuang untuk dirinya dan keluarga yang sama sekali tak mengetahui pekerjaan apa yang wanita ini lakukan.wanita yang sedang dipandanginya ini benar-benar luar biasa,ia bisa membuat sang pria nyaman berada didekatnya.ia bisa membuat kehidupan sang pria menjadi lebih terarah dan penuh tujuan.pria tersebut tentu benar-benar mencintai sang wanita,tak perduli dengan semua hal negative menyangkutnya.ia akan tetap membuat sang wanita merasa dicintai,dicintai selayaknya cinta yang diberikan pria sejati.Tunggu beberapa tahun lagi dan sang pria akan benar-benar memiliki sang wanita dengan utuh.Itu adalah sebuah janji!janji seorang pria sejati tentu bisa dipegang teguh.

 Tak terasa waktu telah menujukkan pukul 5 pagi.tak ingin menggangu tidur nyenyak wanitanya,sang pria perlahan berjalan dan menuju dapur.didapur ia hanya membuat dua cangkir susu cokelat hangat.satu cangkir langsung ia teguk ditempat,sedangkan cangkir yang kedua ia bawa kekamar tempat wanitanya berada.dengan perlahan,seolah tak ingin menimbulkan bunyi sedikitpun.sang pria memasuki kamar tersebut dan menaruh cangkir berikut dengan selembar kertas bertuliskan kata manis yang baru saja ia buat.setelah itu ia mengambil baju seragam dan jacketnya sebelum akhirnya pergi.tapi belum juga sampai didepan pintu kamar,tiba-tiba dia berbalik lagi dan menghampiri sang wanita yang masih tertidur.Dengan perlahan ia mengecup kening dan pipi sang wanita sambil membisikkan kata ‘ I Love You ‘ sebelum akhirnya benar-benar meninggalkan sang wanita sendiri.

So hurt to say good bye

The end

Komentar