Sempurna for Ulfa

Sempurna
sns
Kau begitu sempurna
Dimataku kau begitu indah
Kau membuat diriku akan slalu memujamu
Disetiap langkah ku
Ku kan slalu memikirkan dirimu
tak bisa ku bayangkan hidupku tanpa cintamu

Janganlah kau tinggalkan diriku Tak kan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa

Kau adalah darahku
Kau adalah jantungku
Kau hidupku lengkapi diriku
Oh sayangku kau begituu

Sempurna…

Air matanya mengembang,bait akhir ia lantunkan dengan suara lirih,kepalanya ia tundukkan,dan tangannya mencengkram gitar kuat-kuat.perlahan ia dekatkan tangannya di pelupuk matanya dengan cekatan.setelah itu ia mencoba menegakkan kembali wajahnya dan berusaha tersenyum ditengah hiruk pikuk para siswa-sisiwi yang menonton perfomanya sebelum akhirnya berlalu turun dari panggung dengan masih mencekram erat gitar property sekolah yang ia pinjam.

Dia menangis, dan aku tahu itu ! tangisan kerinduan untuk seorang gadis yang begitu ia sayangi.tangisan kasih yang ia curahkan seiring ia menyanyikan lagu kesayangannya dengan sang gadis.lagu yang mencerminkan pandangannya tentang wanita kesayangannya.lagu yang sengaja ia lantunkan untuk wanita special yang cukup lama menemani harinya dari kejauhan.jarak yang berhasil memisahkan pandangan mereka tapi tidak dengan hatinya.jarak yang membuat mereka saling merindu dan mencoba setia.

Long distance relationship katanya.

Haii namaku Ulfa . jika kau mengira kalau aku ini adalah sosok wanita beruntung yang menjalin hubungan dengannya maka kau salah besar.aku bukan apa-apa di cerita ini.aku hanya pengamat dia dari kejauhan.mengaguminya tanpa bicara,dan menyukainya tanpa kata.

Namanya Dimas dan dia cukup popular disekolah kami.aku telah cukup lama menjalin persahaban dengannya.dia sosok yang easy going, ramah serta baik hati dan cukup tampan.entahlah,harusnya rasa ini tidak boleh muncul ! bagaimana mungkin aku bisa sampai terjebak dalam situasi yang sering dinamai friendzone?

Nama wanita beruntung itu Melisa.dia cukup cantik dan pintar.mereka berdua telah menjalin hubungan cukup lama.entah apa yang dimiliki wanita itu sampai ia rela menutup hatinya untuk wanita cantik yang berada disekitarnya,termasuk aku.

Sorakan tepuk tangan dan jeritan histeris mulai menggema seiring kepergian ia dari atas panggung.dengan tanpa sadar air mataku telah menjalar melewati pipiku.aku tahu kalau aku menangis,dan aku juga mengerti kalau ia juga menangis.namun ada perbedaan diantara tangis kita.jika dia menangis untuk wanita terkasihnya,sementara aku menangis untuk dirinya.iya!hanya untuk dirinya yang berhasil membuat lensa fokusku tertuju sepenuhnya setiap melihatnya.

Tanpa banyak berfikir lagi langsung saja aku menuju taman belakang sekolah yang aku tahu ada ia disana.dan benar saja,ku lihat ia sedang berbicara melalui sambungan telefon.siapa lagi kalau bukan dengan wulan -_- .

“aku kangen kamu.tadi aku yanyiin lagu kesukaan kita loh ,eh jadi keinget kamu deh.kamu yang setia ya disana love you.”

Tanpa fikir panjang aku langsung berbalik hendak meninggalkannya sendirian.jujur saja aku tak sanggup mendengar perkataan manis yang jelas-jelas bukan ditunjukkan untukku.air mataku jatuh lagi dan hati ini sakit lagi.

“ulfa,ngapain disitu?sini duduk!” dengan perlahan ku menoleh dan memaksakan senyumku untukknya.

“eh dimas,hehee iya ini juga mau duduk kok.eh btw tadi lo keren banget loh.menjiwai haha sampe nangis gitu.” Kataku yang langsung duduk disampingnya.

“emang ketauan banget ya kalo gw nangis?yaampun malu banget gw.”

“haha nggak begitu ketauan kok.palingan Cuma gw yang liat.kan lo dari tadi nunduk terus nyanyinya.pura-pura liat senar padahal gw tau pasti lo keinget Melisa ya.”

“hahaa lo tau aja ul.iya gw kangen banget sama dia,kapan ya gw ketemu lagi sama dia.”kata dia yang terdengar murung.

“yaudahlah jangan galau gitu ah.nanti kalo jodoh juga pasti ketemu kok.kan yang penting lo milik dia dan dia milik lo.gak masalah LDR doang mah.eh gw duluan ya,sorry gabisa nemenin.”kataku yang mencoba untuk memberikan ia sedikit kekuatan.

Tanpa mendengar persetujuan darinya langsung saja aku berlari pergi.aku tak sanggup lagi jika harus mendengar keluh kesahnya untuk wanita lain.

Yang sempurna akan mencari yang sempurna .

aku tahu dan aku sakit.

Dia terlalu sempurna untuk diriku yang terlampau biasa. Dia begitu  indah dan istimewa.apa dayaku yang hanya bisa menjadi salah satu sahabatnya,yang hanya bisa mendengarkan keluh kesahnya.yang hanya bisa memberinya semangat kala ia rapuh.hanya sebatas itu dan tak lebih.

Lagipula untuk seperti itu saja aku telah merasa lebih dari cukup.aku tak akan meminta lebih.jika ia untukku maka aku yakin ia akan kembali padaku dimasa depan nanti.dan jika aku tak dipertemukan dengannya lagi,aku sangat berharap akan menemukan pria seperti dirinya.

Sesempurna dirinya..


The end

Komentar