“ putraaa…
. ” jerit seorang
gadis berumur 15tahun yang langsung membuka pintu kamar sahabatnya dan masuk begitu saja .
“ aduhh athaa
bisa gak si gak usah
teriak
, ngantuk ni . ”kata putra yang
masih pada posisi
tidurnya
.
“ putraaa gw mau ngasih tau sesuatu sama lo , ayo dong banguun..
ishh . ” gadis
yang kerap di panggil atha itu
langsung mengoyang-goyangkan tubuh sahabatnya dan membangunkan
putra yang sedang asyik tidur .
“ iya ini
gw bangun . lo mau
ngapain si ? ” putra
pun akhirnya mengalah
, segera ia ambil
posisi duduk di tepi
kasurnya.
“ putraaa ada berita
gembiraaa , gw jadian sama
riaaaan
, aaaa senang bangeet tau . thanks yaa lo udah comblangin gw sama
dia
. lo tuh emang
best friend gw banget deh . ” kata atha
setengah berteriak sambil memeluk
putra
.
“ bisa gak si lo gak usah teriak
dan kayak gini
,
gw juga denger kali . ” putra
berusaha melepaskan pelukan atha darinya
.
“ iya maaf , namanya
juga orang lagi seneng jadi
wajar lah . ”
“ truss lo
mau ngapain lagi ? ” Tanya
putra dengan polosnya
.
“ udah itu doang . ” kata
atha dengan wajah
tanpa dosanya
.
“ huuh ganggu
aja lo , mending sekarang lo angkat
kaki dari kamar gw deh tha , sebelum ni guling
melayang ke muka
lo
. satu…. dua… ti . ” kata putra sambil
memegang guling yang siap
untuk di lemparkannya
kepada atha kalau
atha tak turuti kemauanya .
“ lo jahat banget
si sama gw , gak bisa banget liat sahabatnya
bahagia . ” atha langsung menekuk
bibirnya .
“ yang ada itu
elo
, gak bisa banget
liat gw tidur
nyenyak
, udah sana . ”
Atha pun akhirnya
keluar dari kamar putra
dengan sumpah serapanya .
“ andai aja lo tau tha , bahagia
banget rasanya bisa liat lo
se bahagia itu , tapi klo
lo terus sebut-sebut
nama dia hati gw
sakit tha , sakitt
. ” kata putra dengan
sangat pelan .
**
“ pagi om , tante . athanya
ada
? ” kata putra yang kini telah rapi dengan
seragam putih abu-abunya .
“ atha baru aja beragkat
sama… , siapa bu ? ” Tanya
papah atha kepada istrinya
.
“ anu , sama rian . ” balas
mama atha .
“ oh klo
gitu saya duluan ya tante , om . permisi
. ” sehabis mencium tangan kedua orang tua
atha ,
putra langsung bersiap pergi kesekolahnya
dengan mobilnya
.
“ iya , hati-hati nak putra . ” kata
mama
, papa atha .
**
“ haii tra , bengong aja lo , ntar kesambet
loh
. ” kata atha
yang tiba-tiba berada di
samping putra .
“ ah Atha
, ngagetin aja . ” kata
putra dengan tampang
datar
.
“ oh iya
tra
, sorry ya tadi
gw gak berangkat
bareng lo dan kayaknya gw berangkat
dan pulang sekolahnya
udah gak numpang
sama lo lagi
deh ,
kan sekarang ada rian . ”
“ yaudah bagus dong , berarti
kan udah gak ada
yang bawelin gw lagi . ”
“ ihh putra kok gitu
banget si . ” atha
memanyunkan bibirnya sedangkan putra yang
melihat itu sontak saja
mencubit kedua pipi
cubby atha .
“ lo udah jelek makin
jelek aja tau . ” kata putra sambil terus
mecubit kedua pipi
atha
.
“ atha . ” kata
seorang pria di
balik pintu .
“ iya . ” atha
langsung mendekat kearah sumber
suara
.
Putra yang penasaran dengan apa yang dibicarakan mereka pun
langsung menguping pembicaraan mereka .
“ kamu bisa gak sih gausah sedeket itu sama putra ? ”
“tapi kan putra sahabat
aku rian . ”
“tapi aku gak
suka
, kamu ngerti gak
sih ? ”
“ tapi… ”
“ sekarang gini , kamu pilih aku
atau dia . ”
Merasa geram dengan
ulah rian . putra pun tak
bisa tinggal diam . akhirnya
ia putuskan untuk keluar dari persembunyiannya .
“ heh maksud lo apa nyuruh atha
ngejauhin gw ? jangan mentang-mentang lo pacar atha trus lo
bisa seenaknya ngatur hidup dia . ” putra menggenggam erat kerah
baju rian sampai
rian kesulitan bernafas
.
“ngg..ngga..maksud
gw bukan itu tra tapi…”
‘ bruuk’. Belum sempat rian melanjutkan
ucapannya putra telah menghabisinya dengan satu tonjokan yang kencang.
“riaaan.”teriak
atha yang histeris.
“putra lo
kok tega banget sih.gak habis fikir gw sama lo.”atha menatap putra dengan
tatapan penuh kebencian.
“arrghh.”putra
mengeram kesal sambil berlari entah kemana.
*****
Semenjak
kejadian putra menonjok rian.putra dan atha tak pernah lagi saling
menyapa.bahkan jika saling bertemu saja atha selalu memalingkan wajahnya dari
putra.putra sangat rindu sekali dengan sahabatnya yang bawel itu.ia rindu
sekali dengan tingkah laku yang membuat hari-harinya menjadi ringan.namun
sepertinya rindu itu tak akan pernah terobati.putra sadar betul akan
keberadaannya di hati atha.atha hanya menganggap putra sebagai sahabatnya dan
tidak lebih.jelas saja jika atha lebih membela pacarnya.
“tra gw
boleh ngomong sesuatu sama lo?”kata atha dengan raut wajah sedih.
“eh atha?”kata
putra yang langsung membuyarkan lamunannya.
“iya ini
gw.maaf ya gw udah jadi sahabat yang gak baik buat lo.”
“hah?maksud
lo apa?”
“iya,gw
bukannya belain lo malah belain rian.”
“iy
gapapa,kenapa lo sedih?”
“riann tra…riaan,dia
mau mutusin gw.dia kira kita pacaran .dia kira klo lo itu suka sama gw padahalkan
nggak ya.”kata atha yang tak kuasa menahan air matanya.ia menyandarkan
kepalanya pada pundak putra.
“udah lo
tenang aja.nanti pasti rian bakal minta maaf sama lo.”kata putra sambil
menghapus air mata atha.
“tapi klo
nggak gimana?”
“lo percaya
sama gw tha.”
***
“ehem.bisa
ngomong sebentar.”kata putra kepada seorang pria yang sedang dikerebuti oleh
para wanita.
“eh?udah
dulu ya.”kata pria tersebut yang terkejut akan kedatangan putra dan langsung
menyuruh para wanita yang sedari tadi mengerumuninya pergi.
“itu tadi
pada ngapain?”
“oh
itu,mereka minta ajarin soal MTK.”
“ohh,lo
sebenernya sayang gak sih sama atha?”kata putra to the point.
“banget
malah,maka dari itu gw gak suka liat dia sama
cowo lain.”
“klo gitu lo jangan putusin dia.gw janji gak
akan deketin atha lagi asal lo jangan nyakitin dia lagi.klo sampe gw tau lo buat
dia nangis lagi lo pasti tau apa yang akan gw perbuat sama lo.dan tolong jangan
kasih tau ini sama atha.”kata putra yang langsung pergi meninggalkan rian dan
berlalu ketempat dimana ia memarkirkan mobilnya.
“putra,abis
dari mana aja.”kata atha yang sedari tadi menunggu di depan mobil putra.namun bukannya
penjelasan yang putra beri malah sebuah pelukan erat yang atha dapat.
“lo janji ya
jangan nangis lagi.klo lo nangis lo tinggal
dateng aja kerumah gw,oke.”
“lo kenapa tra ? ”atha
bingung dengan tingkah
putra yang menurutnya sangat aneh
itu
. pasalnya putra tak pernah bersikap
seperti ini selama
mereka bersahabat dan kalau boleh jujur , ini adalah pelukan
pertama putra yang di berikan untuknya.
Ketika melihat rian yang
sedang ingin menuju kemotor
miliknya putra langsung melepaskan pelukannya.
“ tuh yang
ditunggu udah dateng . have
fun ya .”putra
langsung berlalu dengan kendaraanya ketika melihat rian telah
berada di samping atha.
Dan izinkan aku memeluk
dirimu kali ini saja
Tuk ucapkan slamat tinggal
untuk slamanya
Dan biarkan rasa ini bahagia untuk sekejap saja
The end
Komentar
Posting Komentar